Selasa, 31 Januari 2017

Pengusaha Mebel yang Sukses dengan Modal 'Dengkul'

Jangan pernah menunggu untuk memulai sebuah usaha, langsung saja dimulai dan tidak harus takut dengan hambatan yang akan menghadang,” kata Joko Widodo.
 Sebagai seorang insinyur perkayuan, Jokowi memutuskan untuk ‘nyebur’ ke bisnis mebel di Solo, kota kelahirannya. Modalnya utamanya bukan uang tetapi modal 'dengkul' yaitu keberanian. Sedangkan modal berupa uang didapatnya dari pinjaman bank.
Keputusan untuk menjadi pengusaha mebel diambil Jokowi setelah dirinya merasa ‘bosan’ menjadi karyawan di salah satu BUMN di Aceh selama 1,5 tahun. Dia mulai belajar dengan menjadi anak buah pamannya, yang sudah lebih dulu membuka usaha mebel. Menjual mebel ternyata bukan hal yang mudah. Produk mebel pertama yang dijualnya adalah tempat tidur dan perlengkapannya. Jokowi menjajakan tempat tidur buatannya itu di kota Solo.
Ketika itu, Jokowi hanya dibantu oleh tiga orang karyawan. Dia ikut membantu proses pembuatan mebel mulai dari mengasah kayu hingga membuat produk itu hingga jadi.  Selama beberapa tahun, Jokowi hanya berkutat menggarap konsumen di Solo. Baru pada tahun ketiga dia mulai melebarkan sayap ke luar Solo. Berkat sering berpartisipasi dalam sejumlah pameran, Jokowi mulai tertarik untuk mengekspor produk mebelnya.
Dia sangat yakin, mebel buatan Indonesia bisa bersaing dengan produk dari negara lain. Untuk melakukan ekspor tentu perlu modal dalam jumlah yang tidak sedikit. Beruntung, Jokowi berhasil mendapatkan pinjaman berupa agunan deposito. Jokowi punya kiat tersendiri agar produk mebelnya bisa bersaing dengan produk lain yaitu selalu memperhatikan model terbaru dan juga tren disain serta tren warna.
“Inovasi baru mengikuti selera pasar itu penting tetapi juga harus punya keunikan yang membuat produk saya beda dengan produk lainnya. Keunikan ini yang akan menarik perhatian konsumen,” ujar Jokowi.
Keseriusan menjalani bisnis mebel ternyata membuahkan hasil yang positif. Produk-produk mebelnya tidak hanya laku di dalam negeri tetapi juga di luar negeri. Jokowi adalah tipe pengusaha yang tidak akan pernah melewatkan sebuah peluang sekecil apa pun. Kemampuan untuk menangkap peluang merupakan salah satu syarat untuk bisa menjadi pengusaha yang sukses. Dua syarat lainnya adalah inovasi dan kreativitas.
Jokowi perlu waktu sembilan tahun untuk bisa merasakan jerih payahnya di industri mebel. Kerja keras Jokowi dalam memperkenalkan produk mebel Indonesia ke luar negeri membuat dirinya dijadikan sebagai anak angkat dari Perum Gas Negara. Sejak itulah, Jokowi mulai melakukan ekspor produk mebelnya dengan masif ke luar negeri.
Semakin ketatnya persaingan membuat Jokowi selalu melakukan inovasi kepada produknya. Karena, hanya dengan inovasi itulah maka konsumen akan melihat mebel buatannya berbeda dengan mebel buatan kompetitor.
 Selain itu, cara promosi produk juga akan mempengaruhi daya tarik masyarakat. "Kemudian cara promosikannya seperti apa? Kalau sekarang ini politisi membangun sebuah citra. Harusnya ya bekerja sesuai dengan keinginan masyarakat," ujarnya.
Setelah 20 tahun lebih berkecimpung di industri mebel, hari ini, Senin (20/10/2014), Jokowi akan memulai pekerjaan yang jauh lebih berat dibandingkan ketika dia pertama kali memutuskan untuk menjadi pengusaha, yaitu memimpin 250 jutaan warga negara Indonesia sebagai Presiden.
Prinsip yang diterapkan Jokowi dalam menjalankan usaha di bisnis mebel sepertinya bisa diterapkannya lagi guna membawa Indonesia sebagai negara maju dan menyejahterakan masyarakatnya.
Prinsipnya itu adalah, “Setiap usaha yang dijalani pasti akan menemukan masalahnya, untuk menghadapi masalah dalam berusaha dibutuhkan ketekunan dengan begitu pengusaha akan menguasai permasalahan.” (Dari berbagai sumber)
http://www.suara.com/bisnis/2014/10/20/062026/jokowi-pengusaha-mebel-yang-sukses-dengan-modal

Cara Membuka Usaha Mebel

Kali ini kami akan memberikan tips cara membuka usaha mebel untuk Anda, karena kami rasa usaha mebel ini tidak akan pernah mati asalkan kita tahu bagai mana membuka peluang untuk usaha mebel ini.
Di samping itu mebel dan furniture setiap tahunnya diperlukankan oleh semua pihak, mulai dari perumahan hingga perusahaan seperti restoran, hotel, villa dan juga perkantoran.
Mungkin dari sahabat sukses sekalian melihat begitu banyak toko dan jasa yang menyediakan furniture dan mebel ini, namun bagi sahabat sukses sekalian yang ingin membuka usaha mebel tidak perlu berkecil hati jika di daerah sahabat sukses sudah menjamur usaha mebel yang sejenis, berikut kami akan berikan tips mengenai cara membuka usaha mebel yang baik dan menguntungkan.
– Tentukan cara pemasaran usaha mebel Anda.
Di dalam usaha mebel kita tidak dapat untuk merangkul semua target konsumen sekaligus, tentukanlah segmen pasar tertentu sehingga kita mampu menentukan cara dan strategi promosi yang tepat dan efektif. Misalnya kita ingin menyasar perkantoran maka kita dapat mengirimkan proposal ke berbagai kantor dengan berbagai produk yang berkaitan dengan keperluan kantor seperti kursi, meja hingga billing kabinet.
– Promosikan usaha mebel Anda
Setelah menentukan target pasar kita maka kita akan lebih mudah untuk memperkenalkan usaha kita, dengan citra perusahaan yang mengkhususkan terhadap satu produk maka akan lebih gampanglah konsumen mengingat usaha kita dan bahkan kita akan di cap sebagai ahli di dalam bidang usaha kita.
– Pilih media promosi usaha mebel kita
Saat ini sudah begitu banyak cara dan media yang dapat kita gunakan untuk mempromosikan usaha kita, seperti media elektronik ataupun cetak. Hal yang terpenting di dalam menuangkan promosi kita adalah kita menyebutkan keunggulan produk dan usaha kita bila perlu kita memberikan jasa tertentu secara cuma cuma sehingga menimbulkan efek WOW pada konsumen kita.
– Mengatur showroom dan display usaha mebel kita
Pengaturan produk mebel yang akan kita jual akan membantu kelancaran usaha mebel kita karena tata letak yang apik dan menarik akan membuat para konsumen kita lebih gampang untuk memilih produk yang cocok untuk diletakkan di rumah, hotel dan property yang mereka miliki.
– Harga murah selalu menarik
Sebagai pembeli sudah pasti mereka akan menimbang di sisi harga. Kemaslah harga secara menarik bisa jadi dengan memberikan potongan harga pada barang yang memiliki kualitas rendah atau berikan harga yang lebih rendah jika pembeli kita membeli lebih dari satu item.
– Bekerjasama dengan pihak terkait
Saat ini begitu banyak perumahan dan apartemen yang sedang dibangun. Beberapa dari para pengembang menjual property mereka secara lengkap termasuk bangunan berserta isinya. Dengan kesempatan ini maka kirimkanlah proposal kerja sama ke beberapa pengembang dan tawarkan usaha Anda sebagai pemasok mebel yang sesuai, beserta harga yang menarik.
– Pelayanan pasca pembelian
Bila bersaing dengan usaha mebel yang besar maka sebagai pemula dalam usaha mebel ini maka kualitas pelayananlah yang patut kita tonjolkan sebagai nilai plus usaha kita tersebut, berikan garansi pada produk yang dibeli oleh pelanggan kita dan juga lakukan koresponden dengan para pelanggan mengenai produk dan pelayanan yang telah kita berikan, sehingga para pelanggan akan merasa nyaman dan aman berbisnis dengan Anda.
Demikianlah beberapa saran untuk Anda mengenai Cara Membuka Usaha Mebel agar bisnis Anda menjadi lebih lancar dan kehidupan pun akan menjadi sukses.

.https://goldenadi.wordpress.com/2014/06/15/cara-membuka-usaha-mebel/

10 Cara Bisnis Furniture Untung Besar Mulai Tahun Pertama

Bisnis Furniture atau dalam istilah yang lebih familiar dalam bahasa sehari-hari lebih disebut dengan mebel adalah salah satu peluang usaha dengan modal yang tidak sedikit tetapi memiliki peluang sukses yang luar biasa.
Memang, dengan semakin berkembangnya waktu dan zaman, berjualan beraneka ragam Furniture untuk perlengkapan rumah adalah peluang usaha yang sangat luar biasa. Apalagi, didukung dengan semakin padatnya penduduk di Indonesia, serta daya kemajuan mereka yang justru semakin konsumtif. Hal ini menjadi celah tersendiri bagi anda yang mulai melirik untuk berbisnis Furniture.

Peluang Usaha Furniture

Bisnis Furniture akan selalu ada. Kebutuhan akan sandang, pangan, serta papan adalah pokok kehidupan manusia. Sedangkan semakin berkembangnya zaman dan era yang kian global inilah yang membuat kebutuhan tersiernya pun juga meningkat pesat.
Kebutuhan tempat tinggal semakin tinggi, seiring dengan semakin meledaknya pertambahan penduduk khususnya seperti yang ada di Indonesia saat ini, maka secara otomatis memiliki dampak pada peningkatan ketertarikan dan permintaan masyarakat pada Furniture ini.

Cara Memulai Usaha Furniture

  1. Modal Usaha
Untuk beberapa pebisnis yang baru mengawali usaha dalam bidang Furniture ini mungkin sedikit merasa kesulitan, terlebih karena tidak ada pengalaman sama sekali dalam bidang Furniture. Berbeda jika seseorang yang memang sedikit-banyak sudah memiliki pengalaman dalam bidang Furniture ini. namun, tidak ada kata terlambat dalam mencoba segala sesuatunya. Terlebih mencoba dalam hal usaha.

Modal usaha untuk bisnis ini bisa anda sesuaikan. Jika tidak punya uang, cobalah untuk menjadi reseller atau sales furniture. Ini akan memberi anda pengalaman, networking, dan tentu saja uang kas.
Jika sudah yakin dengan kemampuanmu, anda bisa mengajukan modal ke Bank. Cobalah KUR BRI atau Mitra Mandiri yang mematok bunga rendah.
  1. Lokasi Strategis
Dalam memulai karir sebagai pengusaha Furniture, maka yang sangat perlu anda fikirkan setelah modal dan kolega dalam memulai usaha adalah tempat yang strategis. Jika seseorang bilang sulit dalam memilih tempat yang tepat untuk mengawali usaha Furniture, sebenarnya tidak juga. Karena memang sebenarnya tidak sulit, hanya pencarian lokasi yang tepat saja sesekali memberikan hambatan.
Anda bisa menyewa tempat strategis hanya untuk display, tidak perlu luas yang penting elegan dan terkesan pas untuk calon konsumen. Gudang dan produksi tidak harus ditempat yang strategis, di samping rumah.
Nilai plus jika anda mampu menyewa tempat yang cukup luas. Karena ini juga berpengaruh pada minat pembeli dalam mengenal serta berkunjung di tempat usaha Furniture anda.
Selain itu, tempat yang ramai, dan lebih kepada lokasi sekitar perkotaan adalah tempat yang cocok untuk memulai usaha Furniture ini. dengan tempat yang ramai akan lalu lalang masyarakat, maka akan lebih mudah meraih perhatian masyarakat. Dan dari poin itulah, maka toko anda akan mulai dikenal serta dikunjungi para calon-calon konsumen anda.
  1. Cerdik membaca peluang
Baru-baru ini juga marak investasi perumahan, dengan lahan yang tak cukup luas namun banyak perumahan-perumahan baru dibangun. Nah, itu merupakan salah satu asset bagi anda yang peka terhadap peluang usaha. Karena mampu meraih perhatian konsumen. Mereka adalah target-target pemasaran anda untuk menjadi konsumen di usaha Furniture anda. Jangan pernah melewatkan kesempatan.

Selain itu, jika memang anda dapat menyewa sebuah ruangan yang ada di mall, anda juga dapat menggunakannya untuk mulai mengenalkan lebih luas tentang produk Furniture anda. Dengan modal brosur dan kartu nama, anda dapat mengenalkan usaha Furniture anda pada khalayak yang lebih luas lagi. Ditambah lagi jika ada beberapa pameran, anda dapat menyewa suatu area untuk dapat mengikuti pameran tersebut.
Jika lokasi-lokasi perkotaan dan banyak menyita orang yang berlalu-lalang disekitarnya, maka anda juga dapat mencari sentra-sentra yang berjualan khusus Furniture. Hal ini juga akan memberikan dampak positif bagi anda yang ingin memulai usaha dalam bidang Furniture.
Jadi, lokasi yang tepat dan strategis akan sangat mempengaruhi perjalanan karir anda dalam mengepakkan sayap pada bidang usaha Furniture.
  1. Target Pasar
Sekarang anda wajib memilah target pasar. Jika target pasarmu adalah kaum borjuis yang berduit tebal. Lokasi yang tepat adalah di jalan protokol yang sering dilewati mobil. Bahan bakunya pun harus kualitas bagus dan benar-benar sudah jadi.

http://erakini.com/bisnis-furniture/

CARA MEMBUKA USAHA MEBEL / FURNITURE

Usaha mebel merupakan suatu kegiatan yang berhubungan dengan barang-barang perabotan rumah tangga.
Dalam usaha mebel terdiri dari beberapa kegiatan diantaranya :
- Kegiatan Produksi Mebel
- Kegiatan Finishing Mebel
- Kegiatan Pemasaran Mebel
Untuk memulai usaha mebel sebaiknya didasari dengan adanya ketertarikan pada kegiatan yang berkaitan dengan mebel, selanjutnya mempersiapkan beberapa hal yang diperlukan oleh calon pengusaha mebel.
Adapun beberapa hal yang perlu dipersiapkan oleh pengusaha mebel pemula diantaranya sebagai berikut :

1. Modal Usaha
Berapa modal usaha yang dibutuhkan oleh seorang pengusaha mebel pemula, itu relatif bila kegiatan dilakukan sendiri tanpa karyawan, tentunya hanya membutuhkan modal yang tidak seberapa, cukup untuk membeli kayu atau papan sebagai bahan dasar pembuatan mebel beserta bahan penunjangnya misalnya, lem, sekrup, paku saja.

Namun bila kegiatannya di lakukan oleh beberapa karyawan, tentunya mambutuhkan modal yang lebih besar sesuai dengan berapa jumlah karyawan yang dipekerjakan dan seberapa jumlah kayu yang akan diproses oleh karyawan yang ada tentunya.

2. Peralatan Yang Diperlukan.
Untuk memproses kayu menjadi barang atau mebel membutuhkan beberapa alat sebagai sarana proses diantaranya, mesin potong / gergaji, mesin serut atau plener, mesin profil, palu, siku, tata, obeng, tang, meteran dan pensil.

3. Kendala Yang Mungkin Terjadi
a.  Kendala pertama yang sering dialami para pengusaha atau pengrajin mebel yaitu tenaga kerja, akhir-akhir ini jumlah tenaga kerja profesional untuk proses barang sudah mulai berkurang hal ini disebabkan gaji yang kurang memadai bila dibandingkan dengan keahlian yang mereka miliki.
Namun bila gaji dinaikkan maka nilai harga barang akan semakain tinggi dan sulit bersaing dipasaran.
Solusi yang harus dilakukan oleh para pengusaha adalah mulai menggunakan tenaga mesin, seperti mesin serut atau plener, mesin bobok dll, dengan begitu dapat mengurangi jumlah tenaga kerja dan menekan biaya produksi tentunya.

b.  Kendala lainnya yang sering dialami para pengrajin mebel yaitu bahan baku atau kayu,dengan semakin langkahnya kayu yang merupakan bahan baku untuk pembuatan mebel menyebabkan para pengrajin harus pandai-pandai mengolah kayu yang ada yaitu kayu limbah yang biasanya digunakan untuk kayu bakar diusahakan bisa diproses untuk sufenir dan memiliki nilai jual, hal ini penting untuk dilakukan karena harga kayu yang semakinhari semangin selangit harganya.

c. Kendala berikutnya yang tidak kalah pentingnya adalah Orderan atau pesanan, bila seorang pengusaha atau pengrajin mebel dalam kegiatannya yang dikerjakan adalah orderan atau pesanan hal ini cukup menguntungkan, karena begitu barang selesai bisa segera dikirim dengan begitu perputaran keuangan lebih bagus.

Sebaliknya bila yang dikerjakan bukan orderan yaitu mengerjakan stok, maka ini merupakan hal yang sangat signifikan karena begitu barang selesai tidak langsung jadi uang dan harus menunggu barang terjual dulu, hal ini yang menjadikan kendala besar pada perputaran keuangan perusahaan macet, sehingga kendala pada pelaksanaan pembayaran karyawan dan dana untuk pembelian kayu berikutnya.

Solusinya adalah pengusaha atau pengrajin mebel harus dapat mengusahakan untuk memperoleh order atau pesanan, hal ini berkaitan dengan kredibilitas dan kensekwensi pengrajin itu sendiri dalam menangani profesinya, misalnya harus menjaga kwalitas pesanan dan tepat waktu dalam pengerjaannya, dengan begitu pelanggan akan senang menjalin kerja sama dengan anda.

http://finishing-jati.blogspot.com.br/2015/06/membuka-usaha-mebel.html